Berita Terkini

Kenalkan SILAJA Ke Dispertak dan BSIP Jatim, Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasok Komoditas Jagung

Kenalkan SILAJA Ke Dispertak dan BSIP Jatim, Sistem Informasi Manajemen Rantai Pasok Komoditas Jagung

23 Januari 2025

Surabaya, ITS News – Untuk mendukung keberlanjutan rantai pasok pangan di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui tim peneliti dari Departemen Sistem Informasi meluncurkan sistem informasi Silaja. Sistem ini bertujuan untuk membantu manajemen rantai pasok komoditas jagung di Provinsi Jawa Timur secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Prof Erma Suryani, ST, MT, PhD, Ketua Tim Penelitian Terapan ITS, menjelaskan bahwa jagung merupakan komoditas strategis di sektor pertanian Indonesia karena beragam manfaatnya, terutama di industri pakan, pangan, dan bahan baku. Namun, industri jagung saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya produktivitas, kelangkaan pupuk, dan rendahnya harga jual jagung di tingkat petani. Selain itu, teknologi budidaya yang masih terbatas turut memperburuk keadaan.

"Sistem manajemen rantai pasok yang berbasis teknologi informasi sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut," jelas Erma. Sistem Silaja hadir sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan industri komoditas jagung. Dengan pendekatan berbasis teknologi, Silaja dapat mendorong pertanian ramah lingkungan, memperbaiki kinerja ekonomi sektor jagung, serta mengangkat aspek sosial dalam budidaya jagung.

Silaja, yang dapat diakses melalui laman resmi silaja.id, menawarkan berbagai fitur yang dirancang khusus untuk mendukung industri jagung. Salah satu fitur utamanya adalah pendampingan budidaya, di mana pengguna bisa mendapatkan informasi mengenai takaran pupuk ideal, estimasi keuntungan, analisis risiko, serta potensi lahan yang dimiliki. Fitur-fitur ini didukung dengan data yang valid dan pemodelan berbasis data.

Denny Kurniawan, SP, MM, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, mengapresiasi inisiatif ITS dalam pengembangan Silaja. "Sistem ini diharapkan mampu membantu mengelola rantai pasok jagung di Jawa Timur dengan lebih baik," ungkap Denny.

Ke depannya, Silaja diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja rantai pasok komoditas jagung, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan, dan menjadi model bagi manajemen rantai pasok komoditas lainnya di Indonesia.

Settings
  • Theme Mode

    Choose light or dark mode or Auto

  • Sidebar Theme

    Choose Sidebar Theme

  • Accent color

    Choose your primary theme color

  • Sidebar Caption

    Sidebar Caption Hide/Show

  • Theme Layout

    LTR/RTL

  • Layout Width

    Choose Full or Container Layout